BRMP Bali Perkuat Penerapan PM-AAS Melalui Tanam Bersama Padi di Subak Selat Peken Bangli
Bangli, 31 Juli 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali terus memperkuat penerapan Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) melalui kegiatan tanam bersama padi di Subak Selat Peken, Desa Selat, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Tim Kerja Penyuluh Kabupaten Bangli sebagai bagian dari upaya percepatan modernisasi pertanian dan peningkatan produktivitas padi.
Kegiatan tanam bersama dihadiri oleh Perbekel Desa Selat I Made Weda, Jro Bendesa sekaligus Ketua BPD Desa Selat, Tim Kerja Penyuluh Kabupaten Bangli, penyuluh pertanian dari Kecamatan Kintamani, Susut, dan Bangli, para pekaseh se-Kecamatan Susut, petani pelaksana, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas Desa Selat.
Tanam bersama dilaksanakan di lahan milik petani I Nengah Carik seluas 0,35 hektare yang dijadikan sebagai demplot swadaya di bawah pendampingan Tim Kerja dan Penyuluh Pertanian Kabupaten Bangli. Demplot ini menjadi sarana pembelajaran bagi petani dalam menerapkan teknologi budidaya padi modern berbasis PM-AAS.
Program PM-AAS merupakan sistem budidaya tanaman intensif berbasis teknologi modern yang mengedepankan efisiensi, mekanisasi, dan pertanian presisi. Penerapannya diarahkan untuk menghasilkan budidaya padi dengan populasi tinggi melalui sistem superintensif, dengan mengutamakan metode Tanam Benih Langsung (Tabela), penggunaan benih bermutu, serta pemupukan yang tepat dan optimal sebagai komponen utama teknologi.
Perbekel Desa Selat, I Made Weda, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan demplot PM-AAS di wilayahnya. Menurutnya, program nasional Kementerian Pertanian tersebut diharapkan mampu memberikan hasil optimal sekaligus menjadi lokasi percontohan bagi petani di Desa Selat dan wilayah sekitarnya.
Subak Selat Peken dipilih sebagai lokasi pelaksanaan PM-AAS karena memiliki potensi lahan sawah yang didukung sistem irigasi subak yang masih berfungsi dengan baik. Keberadaan sistem subak sebagai warisan budaya Bali menjadi modal penting dalam menjaga keberlanjutan usaha tani sekaligus mendukung peningkatan produktivitas pertanian.
Melalui kegiatan ini, BRMP Bali menegaskan komitmennya dalam mendampingi petani melalui penerapan teknologi budidaya modern yang adaptif dan berkelanjutan. Pendampingan, monitoring, dan evaluasi akan terus dilakukan agar implementasi PM-AAS berjalan efektif, tepat sasaran, serta mampu meningkatkan indeks pertanaman, produktivitas padi, dan kesejahteraan petani. Dengan sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan petani, diharapkan program PM-AAS dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Bangli maupun secara nasional.